puisi sedih (ini judulnya)
dunia acuh terdiam
sedang aku kelelahan
lelah, dan dihantui semua bayang
menjadi lemah, tanpa menangis
aku pun mencair
untuk sebuah pergulatan yang liat
semua terserahkan tak tersisa
pikiranku pun urung
untuk sebuah kegilaan gelisah yang tak berkesudahan
dan batas itu seperti terlihat
seperti merasa kehilangan diriku
didasar terendah rasa bersalah
untuk permohonan maaf yang membuat kecewa
dalam rasa pasrah yang sepi air mata
dan kesadaran yang buta pilihan
aku tak tahu bagaimana ini akan berakhir







0 comments:
Post a Comment